6221 6570 2000 info@amoratour.id

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login
6221 6570 2000 info@amoratour.id

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login

Wisata Kota Indah Kopenhagen Denmark

Kopenhagen, ibukota Denmark, terletak di pulau-pulau pesisir Selandia dan Amager. Itu terhubung ke Malmo di Swedia selatan oleh Jembatan Öresund. Kota ini juga sebagai pusat bersejarah kota, berisi Frederiksstaden, distrik rococo abad ke-18, rumah bagi Istana Amalienborg keluarga kerajaan. Di dekatnya adalah Istana Christiansborg dan Kastil Rosenborg era Renaissance, dikelilingi oleh taman dan rumah bagi perhiasan mahkota.

Taman Tivoli

Terletak tepat di pusat Kopenhagen, Taman Tivoli adalah taman hiburan aktif tertua kedua di dunia. Taman Tivoli dibuka pada 17 Agustus 1843, membuatnya saat ini berusia 175 tahun. Dengan sekitar 4 juta pengunjung per tahun, ini adalah taman hiburan ke-4 yang paling banyak dikunjungi di Eropa. Salah satu atraksi paling terkenal adalah Rutschebanen, roller coaster kayu yang dibangun pada tahun 1914 yang mengharuskan operator untuk mengerem saat menurun, agar tidak terlalu cepat.

Istana Amalienborg

Meskipun diberi nama dalam bentuk tunggal, Istana Amalienborg sebenarnya adalah 4 istana, dibangun saling berhadapan di sekitar alun-alun, untuk mengakomodasi berbagai keluarga bangsawan selama pertengahan abad ke-18. Istana itu menjadi rumah tempat tinggal utama bagi keluarga kerajaan di Denmark pada 1794, setelah kebakaran di Istana Christiansborg. Raja yang memerintah dapat memilih salah satu dari 4 istana untuk menjadi tempat tinggal mereka.

Gedung Opera

Terletak tepat di seberang sungai dari Istana Amalienborg, gedung opera ini dapat menampung hingga 1.400 orang, dengan ruang untuk orkestra 110 orang. Dibuka pada tahun 2005, gedung itu disumbangkan oleh McKinney Moller, orang terkaya di Denmark. Namun, karena ia mendanai semuanya sendiri, ia menuntut banyak kontrol artistik, dan memiliki banyak perselisihan dengan arsitek. Secara keseluruhan, biaya $ 442 juta untuk membangun, yang termasuk biaya 105.000 lembar emas 24 karat yang melapisi langit-langit auditorium.

Nyhavn

Nyhavn atau New Harbour dibangun sekitar 300 tahun yang lalu. Awalnya dibuat untuk memancing aktifitas perdagangan. Memasuki 1970an, gedung-gedung di sisi kanal mulai dicat dengan warna semarak. Beberapa di antaranya difungsikan sebagai restoran, toko, bar, dan kafe. Perlahan tapi pasti, sektor perdagangan ini bertransformasi menjadi tempat wisata. Kawasan ini sungguh sangat cantik untuk berfoto para turis. Kalian bisa duduk-duduk sembari ngopi atau mengikuti boat tours untuk melihat kanal-kanal indah di Kopenhagen.

Møns Klint

Untuk anda yang suka wisata alam, harus datang ke tempat wisata di Copenhagen Denmark bernama Mons Klint. Di tempat wisata ini anda bisa menikmati pemandangan tebing tinggi berwarna putih. Di samping itu juga melihat ombak Laut Baltik. Kedua pemandangan tersebut merupakan daya tarik utama di kawasan Mons Klint. Tidak ada yang lain dan tidak ada yang dapat menandingi keeksotisan tempat tersebut. Wisatawan yang suka tantangan dan wisata alam tidak akan pernah melewatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat wisata ini. banyak diantara mereka yang membuat video dan foto untuk diabadikan dan dibagikan ke seluruh dunia. dilengkapi dengan artikel catatan perjalanan, kisah Mont Klint jadi semakin menarik perhatian masyarakat dunia. Belum lagi dengan pemandangan tambahan berupa bunga anggrek yang bermekaran di sekitarnya. Sudah pasti akan jadi material fotografi dan videografi yang indah.